Posted by: padiemas on: Desember 16, 2008
Entah apa yang ada dibenak anak-anakku kini ? untuk waktu satu minggu kedepan mereka akan ditinggalkan oleh ibunda tercinta. Sang ibu akan mengikuti diklat yang diadakan oleh lembaga yang mengurusi masalah sertifikasi guru. Baca entri selengkapnya »
Posted by: padiemas on: Desember 15, 2008
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, sejak kemarin jama’ah haji Indonesia sudah kembali ketanah air. Setelah kurang-lebih sebulan lamanya menjadi tamu istimewa Allah ditanah suci Mekkah. Tangis gembira tentunya mewarnai suasana pertemuan dengan sanak-keluarga yang ditinggalkan. Sebuah kebahagiaan yang luar biasa bagi orang-orang beriman, karena telah menunaikan kewajibannya sebagai seorang muslim. Rukun Islam yang kelima ini mampu mempertemukan 3 juta lebih umat muslim seluruh dunia dalam satu waktu dan tempat sekaligus. Baca entri selengkapnya »
Posted by: padiemas on: Desember 13, 2008
Kita adalah manusia..
Yang tak pernah luput dari kesalahan
Karenanya kita harus selalu
Memohon ampunan padanya
Mengapakah kita manusia
Mengulangi kesalahan itu
Mungkinkah hati kita ini
Telah tertutup dari cahyanya
Ya Allah, Ya Rabbi..
Berikan hidayahmu..
Agar ku tak lagi…
Terperosok dalam kesesatan.
(5 April 2004) Baca entri selengkapnya »
Posted by: padiemas on: Desember 12, 2008
Lampung Juga Diguncang Gempa 5,2 SR
INILAH.COM, Jakarta – Gempa berkekuatan sedang kembali terjadi di Pulau Sumatera. Setelah Sumbar yang diguncang gempa 6 SR, wilayah Lampung juga digoyang gempa berkekuatan 5,2 SR.
Informasi dari situs BMG menyebutkan, gempa yang berpusat di koordinat 6.03 LS – 105.46 BT terjadi pada pukul 03.55 WIB, Jumat (12/12).
Kedalaman gempa cukup dangkal yakni 10 km di bawah permukaan laut. Meski begitu, BMG memastikan gempa tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami Baca entri selengkapnya »
Posted by: padiemas on: Desember 11, 2008
Seorang wanita…bermahkota ibu…
Menggenggam jari-jari kecil………..
Ikatan ini tidak kan terulang………..
Karena tautan itu… tautan darah dan aqidah
Dan rahmat dari Allah…..
(sebait lirik dari sebuah nasyid)
37 tahun yang silam wanita cantik ini dilahirkan, sebuah karunia indah yang kini kumiliki. Wanita yang sudah memberiku kesempatan untuk menjadi seorang ayah dari 2 anak yang ganteng dan pintar. Mudah-mudahan mereka memiliki kepintaran seperti dirimu.
Hari ini adalah hari bahagiamu, walau aku tidak ada disampingmu menemani. Aku tahu kamu memiliki ketegaran seorang ibu, dan aku yang jauh darimu kini adalah bukti dari ketegaranmu itu.
Aku disini hanya bisa berdoa, semoga Allah melindungimu dari segala marabahaya dan angkara murka. Semoga gelar wanita sholehah melekat dalam tindak-tanduk keseharianmu, menjadikan dirimu madrasah bagi anak-anak kita.
Semoga diusiamu yang bertambah satu tahun, bertambah pula kesabaran, cinta dan sayang kepada anak-anak dan suamimu ini.
Jaga baik-baik janin yang ada dalam rahimmu, semoga kelak diberikan wanita yang cantik seperti dirimu.Amiiin (ya Rabb, kabulkanlah do’a kami).
(Padiemas’08)
Posted by: padiemas on: Desember 10, 2008
“Jangan pergi, bi!”, kalimat itu mengiringi kepergian seorang bapak dari anak tercintanya. Derai airmata kesedihan memecah kesunyian malam itu. mungkinkah bocah 3 tahun sudah mengerti apa yang sedang ia tangisi atau hanya sekedar rasa kehilangan sesaat yang kemudian besok sudah tidak lagi dihiraukan?. Akankah semua peristiwa yang ia lalui selama ini akan mempengaruhi kejiwaannya kelak?. Setengah dari perjalanan keluarga kecil ini memang dilalui dengan perpisahan. Beberapa hari pertemuan dalam setiap bulannya menyisakan memori indah, yang mungkin tidak dimiliki keluarga-keluarga yang lain. Baca entri selengkapnya »
Posted by: padiemas on: Desember 9, 2008
Letih tubuh ini tak seletih rasa ini
Waktu begitu cepat berlalu
Tak terasa jarak telah memisahkan kita kembali
Belum selesai rasa letih tubuh ini hilang
Belum selesai rasa ini ingin berbicara
Tak cukup kata untuk mengungkap semua yang tersimpan dihati
Kini raga kita kembali terpisah
Tak terdengar lagi desah nafasmu yang kemarin
Yang membuat jiwa ini tenang
Tak ada lagi wujud cintamu dari segelas susu yang kau berikan
Engkaupun tahu ku tak inginkan semua ini terjadi
Biarlah ini menjadi penguji arti setia “ungkapmu”
Ya takkan lagi kubiarkan kesepian merenggut cinta kita
Semoga sang pemilik waktu pertemukan kita kembali
Dalam indahnya baiti jannati….
(Padiemas’08)
Posted by: padiemas on: Desember 5, 2008
Part I :
Asyiiiiiiiik bentar lagi bakal ada acara sate menyate nih!!!, entah itu daging kambing or sapi bakal jadi santapan bagi rakyat indonesia khususnya dihari senin besok. Seperti tahun-tahun sebelumnya aroma menyengat dari hewan seperti kambing, pasti selalu tercium hampir dibanyak tempat. Ya jangankan untuk pake parfum untuk mandi saja mereka ogah dah!!!, mau gak mau untuk beberapa saat kita terpaksa membiasakan aroma yang masuk kehidung. Hitung-hitung buat bahan perbandingan parfum-parfum yang sering kita pakai, kali aja ada yang berminat mengembangkan varian baru dari aroma kambing (he….he…he….!!!). Tapi hati-hati buat mereka yang mempunyai penyakit darah tinggi, bisa-bisa bukan menjadi senin ceria malah jadi senin berduka karena kebanyakan menyantap daging yang satu ini. Baca entri selengkapnya »
Posted by: padiemas on: Desember 4, 2008
PENGGUSURAN
Beberapa bulan lalu, tepatnya di Jakarta Utara terjadi penggusuran rumah liar di Taman BMW. Ratusan KK harus rela meninggalkan tempat berteduh mereka selama ini. Tempat mereka satu-satunya sebagai awal merintis keberhasilan hidup diJakarta atau minimal bisa bertahan hidup harus rata dengan tanah!!!!, digusur oleh pongahnya aparat pemerintah. Dibanyak tempat kejadian ini sering terjadi bahkan berulang kali, entah apa yang ada dibenak pengambil keputusan dinegeri ini.
Kepentingan bisnis semata, atau hanya alasan keindahan tata ruang kota? (hanya mereka yang tahu itu!!!). Memang mereka yang tinggal disana bukanlah pemilik sah dari tanah tersebut, akan tetapi mereka adalah manusia yang berhak untuk mendapatkan perlakuan yang manusiawi. Sudah seharusnya tanah-tanah yang selama ini ditelantarkan berpuluh-puluh tahun oleh pemiliknya diambil alih oleh pemerintah. Sungguh ironis ketika puluhan tahun yang lalu tanah-tanah gusuran itu tidak bernilai bisnis, namun sekarang setelah tanah itu menjadi produktif mereka ambil alih tanpa penggantian. Kalaupun ada tidak cukup untuk mengganti rumah mereka yang tergusur, padahal kalau difikir-fikir mereka telah menjadikan lahan tersebut menjadi lahan produktif dan bernilai bisnis tinggi. Baca entri selengkapnya »
Posted by: padiemas on: Desember 2, 2008
Dimalam yang sesunyi ini
Aku sendiri tiada yang menemani
Akhirnya kini kusadari
Dia telah pergi, tinggalkan diriku
Adakah semua kan terulang
Kisah cintaku yang seperti dulu
Hanya dirimu yang kucinta dan kukenang
Didalam hatiku.. takkan pernah hilang
Bayangan dirimu…untuk selamanya
Mengapa terjadi kepada dirimu
Aku tak percaya kau telah tiada
Haruskah ku pergi tingggalkan dunia
Agar aku dapat berjumpa denganmu Baca entri selengkapnya »
Komentar Terakhir