“Risalah Patah Hati” by Fahruddin Faiz
……524627 :Ass..A’ neng g bsa tdr nyanyiin lagu! Neng b’fikir dn b’fikir, neng tau Knp? tp wlo bgmana pun makasih banyak a’ bwt smua’y dn terimakasih udah m’hubungkan sltrhmi dw ma t’ Lisna..mungkinini jln yg dikasih Allah bwt neng agar mjd wnt yg solehah dg cara melupakan smua, trmasukAA. baek2 y ma te2h,,tp satu hal cnta dr Aa sll ad dn trsmpn dlm hati dw…….5270 thanks bye”.
“Nun jauh disana ditatar sunda, yang mungkin hari ini masih mengingat masa-masa indah dahulu walau hanya dalam bayang-bayang semu. Kutahu semua ini tak mudah bagimu, tapi yakinlah ini inilah jalan terbaik yang bisa kutawarkan untukmu”.
Pukul 00.14 WIB terdengar suara “nokia tone” memanggil, memecah keheningan malam. Membuyarkan lamunan yang panjang dialam mimpiku. Aku tersadar dan terbangun, segera kumeraih asal bunyi suara itu dan kudapati no. yang sudah beberapa hari ini kuhapus dari memori ponselku tapi otakku langsung mengingat itu adalah no. ponsel yang kukenal yang selama ini menghiasi hari-hari sepiku. Kuurungkan niat untuk menjawab panggilan itu dan kukembali dalam lamunanku semula……..biarlah!!! berulangkali aku mencoba membuyarkan lamunanku ah….sudahlah cukup sudah bayang-bayang semu itu menggelayuti hari-hariku.
Pukul 00.16:24 ponselku berbunyi lagi, kali ini sms yang masuk……….” Heh napa g angkat ak bunga, Trims udah bikin tmn ak berubah jd sprt skrg, yg ngbkin dia mjd bkn diri dia.sapa si km?ampe2 dia kaya gini g kaya tmen ak dulu..”.
Pukul 00.26:38 kembali sms masuk ke ponselku…” HEH BENER2 YA KM KL SAYANG BKIN DIA KAYA DULU KAYA TMEN GW DULU. G KAYASKRG YG PENDIEM N CUMA BSAX MWEK, LU APAINSIH DIA, HERAN? JD GW YANG KESEL TAU”.
Aku terdiam, rasaku sudah hilang entah kemana. Hanya penggalan dari buku yang kau kirimkan untukku 3 hari yang lalu yang bisa kuberikan buat hatimu yang kini sedang terluka.
” Wahai Daud, sampaikan kepada penduduk bumi, bahwa aku mencintai orang yang mencintaiku, menjadi teman duduk bagi orang yang menjadikan aku teman duduknya, menjadi penghibur bagi orang yang merasa terhibur ketika mengingatku. tiadalah seseorang mencintai-Ku dengan setulus hati melainkan aku terima cintanya dan aku cintai dia dengan cinta yang tidak pernah didahului oleh seorangpun dari makhluk-Ku. Barangsiapa yang mencariku dengan sungguh-sungguh, maka dia akan menjumpaiku; dan barangsiapa yang mencari selainku, maka dia tidak akan menjumpaiku . Wahai penduduk bumi, kemarilah untuk memperoleh kemuliaan-Ku, dan carilah hiburan kepadaku, niscaya aku kan menghiburmu dan akan segera mencintaimu…..” (demikian Firman Allah kepada Nabi Daud/Ihya Ulumiddin-Imam Ghazali)
(Padiemas’08)
November 28, 2008 pada 4:44 am
ini resensi atau apa sich?