Posted by: padiemas on: November 27, 2008
” Ya Allah jangan butakan hati kami atas penderitaan yang berkepanjangan atas saudara-saudara kami disana”
Pagi ini kita masih bisa menikmati lezatnya makanan dan minuman yang melegakan tenggorokan kita, tetapi saudara-saudara kita disana hanya tergolek lemah tak berdaya. Hari ini orangtua mereka dihadapkan pada pilihan sulit yang harus mereka ambil, ya mereka harus memilih anak mana yang akan mereka berikan makan dan anak mana yang terpaksa dibiarkan mati kelaparan!!!!.
Sementara kita disini tanpa perasaan bersalah telah menghamburkan rizki yang telah Allah berikan pada kita. Pagi ini kita masih juga menyisakan makanan dan minuman yang ada dalam piring dan gelas kita. Telah hilangkah rasa syukur kita?, apakah hati kita tidak tersentuh oleh penderitaan yang mereka alami?. Kenapa tidak kau habiskan makanan yang ada dalam piringmu?. Teman cobalah untuk berempati dengan penderitaan mereka, walau kita belum bisa kirimkan makan dan minum buat mereka. Cobalah mulai detik ini juga kita berjanji untuk tidak menghambur-hamburkan makanan kita lagi. Karena dalam makanan itu terdapat keberkahan. Bukan tidak mungkin negeri kita yang kaya ini akan mengalami hal yang sama seperti mereka!!!!!!!!
(Padiemas’08)
Setuju bosss, kalo orang jawa bilang “Makan harus di habiskan janganlah di buang, nanti Ayamnya mati” .
Itu hanyalah sebuah kiasan saja. Bayangkan jika tiap orang di Indonesia menyisakan 1 sendok saja makanan trus di buang. Berarti 1 x 200 juga sendok makanan yang di buang.
Jadi secara tidak langsung kita bilang kepada Allah kalau Indonesia tidak butuh Makanan.
Salam kenal , mampir balik ya
negara kita memang masih banyak kok yang busung lapar.
ngenes kalau lihat berita banyaknya anak kecil yang menderita gizi buruk
belajar bersyukur atas smua nikmat yang Allah karuniakan untuk kita……. tapi sayangnya, itu gak gampang……… tks for visit our blog……. sering-sering yah…..
thank u banget mas….dah mengingatkan saya, untuk selalu bersyukur atas nikmat Nya… moga2 hal kecil yang mulai kita kerjakan dari diri ndiri dengan tulus bisa memberi yang terbaik untuk lingkungan kita juga….
sudah seharusnya kita bersyukur atas nikmat yang telah Allah anugerahkan kepada kita, masih banyak orang2 yang tidak makan..
salam kenal ya
Pemerintah harus turun tangan…!!!!!
Sebelumnya thanks uda mampir di blog ku,
kemiskinan selalu membuat hati ku menangis, karena kemiskinan bisa (membuat/ mempengaruhi/ melemahkan) aspek-aspek hidup berkehidupan, dengan kemiskinan kebodohan sulit untuk di hapuskan, dengan kemiskinan martabat dan hak azazi sulit untuk di perjuangkan, pesanku kepada teman-teman semua sekarang saatnya melakukan perubahan jangan hanya belajar bersukur… tapi mulai lah dengan belajar memberi… sebaiknya memberi dahulu kemudian bersukur karena kita bukan manusia yang tamak…, bersukur dengan didahului tindakan riil (memberi) jelas lebih bermakna di sisi Nya.
November 27, 2008 pada 3:33 am
Secara sadar dan tidak sadar banyak hal mubazir disekitar kita, mulailah dari diri kita untuk tidak menyia nyiakan rezeki dan dalam setiap rezeki kita ada hak orang lain yang harus kita berikan.